Misran Mantri Desa Yang MALANG…..

April 27th, 2010 by ag0estth0

Misran Mantri Desa Yang Malang ….

Kondisi sosial masyarakat perlu menjadi pertimbangan

Kasus ini bermula dari sebuah niat baik dan tanggung jawab Misran sebagai seorang mantri di satu desa kecil di Kalimantan Timur.
Misran sudah mengabdikan hidup membantu melayani masyarakat disana selama lebih dari 18 tahun. Usia pengabdian selama 18 tahun bukanlah usia yang singkat. Selain sudah sangat mengenal masyarakat disana, Misran sebagai seorang Mantri sudah pasti sangat banyak menangani kesehatan masyarakat disekitarnya.

PN Tenggarong yang diketuai oleh Bahuri dengan hakim anggota Nugraheni dan Agus Nardiansyah memutus hukuman 3 bulan penjara dan denda Rp.2 juta rupiah susbsider 1 bulan penjara pada tanggal 19 November 2009 yang lalu. Keputusan ini dibuat atas pertimbangan hakim bahwa Misran sebagai seorang Mantri melanggar UU no 36/2009 tentang Kesehatan.
Pasal 82 ayat 1 huruf D jo Pasal 63 ayat 1 UU No 32/1992 tentang kesehatan yaitu Misran tidak memiliki kewenangan memberikan pertolongan layaknya dokter. Putusan ini kemudian diperkuat oleh PT Samarinda.

Ada beberapa hal yang aneh dalam keputusan hakim yang menjatuhkan hukuman kepada Misran :

1. Bahwa hingga kini tidak jelas siapa yang melaporkan Misran ke Polda Kalimantan Timur. Selama proses pengadilan berjalan tidak pernah ada sebutan nama pelapor dan keterangan pelapor untuk tujuan apa membuat laporan. Misran si Mantri desa hanya diperiksa dan dibawa kepengadilan lalu dijatuhkan hukuman.
2. Undang-undang yang digunakan sebagai salah satu alat untuk menjatuhkan hukuman kepada Misran adalah undang-undang yang sudah kadaluarsa. Menurut Kuasa hukum Misran Undang-undang No 32/1992 ini sudah tidak berlaku lagi.

Bagi saya negara kita ini sangat unik. Ketika Bibit-Chandra anggota KPK bersengketa dan ditahan oleh Polisi, Presiden langsung membentuk team 8 yang didalamnya berisi pengacara – pengacara handal, sosiolog dan budayawan ternama. Tapi dengan kasus Misran tidak ada orang atau pejabat yang perduli. Muncul 1 juta facebookers tolak krimainalisasi KPK dll.

Bagi saya semua ini adalah sandiwara. Pemerintahan Kabinet Indonesia bersatu jilid-2 ini berjalan pada sebuah sandiwara yang skenarionya sudah dibuat terlebih dahulu.

Pada tulisan ini saya cuma mau mengatakan :

1. Jika memang bangsa ini adalah bangsa yang beradab tolong carikan jalan keluar terhadap kondisi kesehatan masyarakat di Kalimantan Timur yang saat ini rata-rata mentri desanya sudah tidak mau mengobati masyarakat lagi karna trauma dengan kejadian yang menimpa Misran. Sementara untuk ke RS yang ada dokternya dibutuhkan waktu 2-4 jam melalu jalur sungai. Bagaimana tindakan dari Pemerintah mari kita lihat bersama
2. Hentikan Drama persengketaan Susno Vs Polri terserah lah yang mana yang benar dan mana yang tidak benar. Sekarang sudah semakin tidak jelas yang jelas mereka adalah sama-sama anggota POLRI kok.
3. Terserah mau KPK bubar mau Anggodo menang di pra peradilan dan lain sebagainya. Saya sudah bosan dengan Sinetron Berjudul Republik Indonesia ini. Inilah susahnya kalo negara dipimpin para artis bukan dipimpin oleh pejuang.
4. Kembali Fokus kepada kondisi masyarakat yang sangat memprihatinkan. Kesehatan masyarakat, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, Sandang dan Pangan, Keamanan dan kebutuhan masyarakat sehari-hari
5. Saya himbau media untuk lebih memilih kasus-kasus yang menyentuh secara langsung kepada masyarakat ketimbang membangun thread yang didalamnya ada DRAMA berjudul : “PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA” dan “PERTARUNGAN KEPENTINGAN ELIT POLITIK”. Boikot saja isu atau berita seperti itu. Terserah mereka mau korup mau rampok mau apa terserah wong dari dulu sampe sekarang masalah Indonesia ngomongin Rampoooooooooooook Melulu. Apa memang semuanya Rampooooook ya sehingga yang dibahas masalah rampok melulu…?
6. Kalo pemerintah tidak bisa mengembalikan keperacayaan diri para Mantri untuk mengobati masyarakat, maka pemerintah harus sediakan Dokter sebanyak apa yang dibutuhkan masyarakat. Pemerintah jangan asal menghimbau aja. Kasus Bibit –Chandra pemerintah penetrasi dengan team 8 (delapan), kasus Misran ngak ada yang perduli. Kini masyarakat disana ngak ada yang obatin lagi kalo sakit. MANTRI-MANTRI NYA PADA KETAKUTAAAAAAAAAAN

Mother Teresa adalah Inspirasiku

April 26th, 2010 by ag0estth0

Kasih itu mengalir dengan derasnya dari seorang wanita bernama Bunda Teresa
Seperti sebuah lilin ditempat kegelapan cahaya cinta dan kasihnya terpancar terus dan terus menerus hingga kini. Kasih itu mengena kepada siapa saja tidak memandang suku, agama, status sosial, usia dan jenis kelamin.
Bunda Teresa
Bunda Teresa selama hidupnya mengabdikan diri dalam misi kemanusiaan yaitu untuk memanusiakan manusia. Wanita inilah yang kemudian menjadi Inspirasi dalam hidupku. Karya dan perjalanan hidup Bunda Teresa menjadi sebuah nasehat yang mengikutiku kemanapun aku pergi dan menjauhkan aku dari perbuatan amoral dan tidak berperikemanusiaan. Ajaran-ajaran bunda Teresa seperti sebuah jarum yang tajam yang menusuk disanubariku. Aku sering sekali terdiam sendiri ketika membaca ungkapan-ungkapan bunda Teresa. Bunda Teresa juga memberikanku pelajaran bagaimana sebenarnya menjadi orang katolik yang baik dan benar. Sebelum mengenal Bunda Teresa aku hanya menjalani ritual agama itu semengertinya aku, hingga aku mengenal bunda Teresa aku mengetahui bagaimana sikap orang katolik dalam kehidupan gereja, agama dan dunia. Sejak saat inilah aku menjadikan Bunda Teresa selalu menjadi inspirasi dalam hidupku.

Bunda Teresa lahir pada tanggal 27 Agustus 1910 di Skopje Yugoslavia dan meninggal pada 5 September 1997 di Kolkata India. Bunda Teresa adalah seorang wanita yang sangat sederhana namun menciptakan hal-hal yang sangat luar biasa. Pilihan hidupnya adalah pilihan hidup yang sangat sulit.

Ketika semua orang berlomba-lomba bahkan cenderung menghalalkan segala cara untuk membahagiakan diri dengan materi dan harta kekayaan yang berlimpah, Bunda Teresa memilih untuk pergi kepemukiman orang-orang miskin dan dina terpinggirkan, untuk hidup berdampingan dengan orang-orang miskin.

Kami tidak pernah mendapatkan uang sepeserpun dari apa yang kami lakukan, kami hanya melakukan semua ini untuk Tuhan”. Inilah ungkapan Bunda Teresa ketika banyak orang bertanya motivasi apa yang dimilki oleh Bunda Teresa untuk mau hidup dengan orang-orang miskin.

Sebagai seorang biarawati Katolik, Bunda Teresa menjauhkan kerja-kerjanya dari Katolikisasi ( Mengajak seseorang dengan alasan apapun untuk masuk dalam gereja Katolik ). Namun Bunda Teresa memegang teguh doktrin dan ketaatannya pada gereja Katolik Roma. Hal ini terbukti saat Bunda Teresa mendapat Nobel Perdamaian Dunia atas karya dan perjuangannya pada saat terjadi perang saudara di Kalkuta India banyak wartawan dunia bertanya kepada Bunda Teresa.

“Bunda Teresa pada saat itu satu kelompok masyarakat yang menganut agama tertentu konflik dengan satu kelompok masyarakat lainnya, mengapa Bunda tidak mengajak mereka masuk kedalam gereja Katolik yang pada saat itu tidak terlibat dalam pertikaian ..?”

. Bunda Teresa menjawab

Saya datang ke Kalkuta bukan untuk menyebarkan agama Katolik tapi saya datang untuk menyebarkan perdamaian dan kasih dari Tuhan.

Banyak sekali ajaran-ajaran dari Bunda Teresa yang selalu kontroversial dengan berbagai pihak. Begitu juga cara hidup Bunda Teresa yang mengundang pertanyaan siapa saja yang menyaksikannya atau membaca kisah hidup Bunda Teresa. Disaat Bunda Teresa terserang penyakit TBC ( Tuberclosis ), saat itu pula penyakit yang menyerangnya dia kalahkan dengan berbagai aktivitas kemanusiaan.

Menurut Bunda Teresa hal yang membuat Bunda Teresa dan pengikut-pengikut Bunda Teresa kuat dalam perjuangan dan kerja-kerja kemanusiaan selama hidupnya adalah bahwa mereka memandang orang miskin dan hina dina itu adalah Yesus yang menyamar. Kalimat Yesus yang mengatakan ketika engaku memberikan kepada orang yang paling hina dina dihadapanmu maka engkau memberikan kepadaKU. Inilah yang membuat Bunda Teresa dan pengikut-pengikutnya menjadi sangat kuat dan betah dengan melayani dan mendampingi orang-orang miskin diseluruh dunia.

Selain kemiskinan Materi Bunda Teresa memiliki defenisi Kemiskinan yang lain. Bagi Bunda Teresa

Kemiskinan yang paling akut menurut Bunda Teresa adalah kemiskinan atas perhatian, cinta kasih dan keperdulian.

Inilah kemiskinan yang paling merasuki semua orang dan di dominasi oleh masyarakat yang hidup di Eropa dan Amerika. Kemiskinan model seperti inilah yang paling berdampak negatif dalam merusakan tatanan kehidupan moral masyarakat.

Banyaknya orang-orang yang ketergantungan dengan narkotika, tingkat aborsi yang tinggi, jumlah bunuh diri yang terus meningkat dan berbagai bentuk kejahatan-kejahatan lainnya yang menyakitkan secara kuantitatif dan kualitatif terus meningkat karna kita tidak perduli dan tidak perhatian satu dengan yang lainnya

. Inilah dampak dari ketidakperduli dan kemiskinan perhatian yang saat ini sedang dialami oleh seluruh dunia.

Ketika orang-orang di seluruh dunia cendrung melakukan seks bebas namun tidak siap kedatangan seorang anak atau tingkat pemerkosaan semakin tinggi maka aborsi menjadi tumbuh sangat subur. Bunda Teresa melihat ini adalah sumber malapetakan dan masalah yang sangat serius.

“Ketika seorang ibu melakukan aborsi maka yang meninggal ada 2 (dua). Yang pertama adalah janin yang ada dalam kandungan si ibu dan hati nurani dari si ibu itu sendiri. Jika seorang ibu sangat tega membunuh janin hidup yang ada dalam kandungannya maka tidak ada alasan lagi untuk si ibu itu juga tega membunuh orang lain”.

JIka ibu tidak suka akan kelahiran anaknya jangan membunuhnya berikan saja kepadaku aku akan merawatnya

.

Inilah keadaan yang sangat kritis bagi Ibu Teresa. Keadaan yang sangat sulit dimana ajaran moralitas dan kemanusiaan sudah mati dan terpinggirkan.

Banyak lagi hal-hal dan ajaran-ajaran Ibu Teresa yang membongkar kebobrokan manusia. Diantara dasi dan jas yang rapi atau pakaian berharga mahal dan wajah lembut manusia seakan-akan manusia itu sangat baik. Bunda Teresa membongkar sisi kelam kehidupan dan perilaku amoral manusia yang sangat sering tertutupi dari penampilan fisik manusia itu sendiri namun Bunda Teresa membongkar sampai keadaan manusia yang paling dalam.

Tidak sampai pada ajaran demi ajaran saja. Bahwa Bunda Teresa sudah menunjukkan betapa kalimat dan ajaran-ajaran itu tidak akan berbuah baik jika tidak masuk pada praktek kehidupan sehari-hari. Keputusan hidup yang menurut bahasa Bunda Teresa adalah “Panggilan Tuhan” merupakan sebuah bukti nyata bahwa Bunda Teresa tidak banyak bicara namun banyak menciptakan mahakarya.

Bunda Teresa meski secara fisik sudah meninggal namun karya dan peninggalannya serta ajaran – ajarannya akan tetap hidup dalam sepanjang segala masa.
Hal inilah yang membuat aku sangat terinsipirasi dengan kehidupan Bunda Teresa.
Aku meyakini Tuhan sudah memberikan tempat yang paling indakepada Bunda Teresa tidak disisi kanan atau kiri Tuhan melainkan Bunda Teresa aku imani sudah berada didalam hati Tuhan itu sendiri.

Pada tulisan ini saya tidak bisa membicarakan terlalu banyak tentang Bunda Teresa. Rasanya memang tidak puas dan masih ingin menuliskan lebih banyak lagi tentang Bunda Teresa. Karna keterbatasan agar tidak terlalu panjang sebab jika terlalu panjang pembaca pasti akan bosan.ketika bosan maka pesan yang harusnya sampai akan hilang. saya ingin merekomendasikan satu buku tentang Bunda Teresa kepada pembaca. Buku ini saya gunakan dalam menulis cerita ini. Judul bukunya adalah “Simple Path Mother Teresa penerbit Gramedia”. Atau anda juga bisa mencari literatur atau bacaan baik buku dan informasi lainnya tentang Bunda Teresa. Semoga Bunda Teresa bisa menjadi inspirasi kita selama-lamanya.

Kepada: admin blog.detik saya mohon maaf sebelumnya. Saya bukanlah team marketing buku ini. Saya tahu bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan promosi dalam bentuk apapun. Saya tidak promosi saya hanya memberikan rekomendasi kepada pembaca tentang buku ini untuk dimiliki bukan dengan motivasi apapun kecuali :

1. Ajaran Moral dari Bunda Teresa sampai kepada siapa saja terutama orang-orang yang belum kenal Bunda Teresa.
2. Sebagai sebuah ajaran moral kehidupan Bunda Teresa bisa menjadi contoh dan refleksi kehidupan sehari-hari kita.
3. Tulisan saya selesai dan bisa dipahami lebih mendalam oleh pembaca.

Dari niat ini saya harap tulisan ini tidak mengandung unsur pelanggaran karna sudah mempromosikan sesuatu didalam tulisannya.

Agus_Saragih

Wanita Inspirasiku

<img src=” ” alt=”Peserta Lomba” />

Politik (”pemilu”) Sebagai Wadah Perjuangan

April 3rd, 2010 by ag0estth0

POLITIK ( “Pemilu” ) SEBAGAI WADAH PERJUANGAN ..?
Oleh Agus Saragih

Legalitas dan Legitimasi Pemilu

Pemilihan umum jika di daerah disebut dengan Pilkada ( Pemilihan Kepala Daerah ) adalah salah satu tolak ukur utama dalam kemajuan satu daerah misalkan Provinisi, Kabupaten atau Kotamadya. Pembangunan infrastruktur, pemerataan ekonomi dan kesejahteraan penduduk dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat lainnya sangat terkait kuat dengan siapa dan apa visi serta misi pemimpin daerah yang terpilih malalui Pilkada dalam sebuah pemilihan.

Seperangkat undang-undang politik di Indonesia memang menjamin hak masyarakat untuk memilih dan dipilih dalam sebuah pemilihan pusat atau daerah selama tidak oleh undang-undang hak tersebut ditarik atau dihilangkan. Kita semua sepakat untuk menjunjung tinggi apa yang sudah diamanahkan oleh undang-undang yang sudah ideal itu dan tidak perlu dirubah lagi. Kini kita hanya perlu menjalankannya saja.

Sakralisasi Politik

Dalam tulisan ini saya tidak mengatakan bahwa masyarakat atau siapa saja warga Negara untuk tidak berhak dalam mewarnai perpolitikan bangsa Indonesia. Seorang filsuf berkebangsaan Amerika Sydney Hook dalam bukunya Filsafat Humanis mengatakan bahwa tidaklah lebih baik seorang ibu yang pintar memasak namun tidak tahu politik. Namun juga tidaklah lebih baik seorang ibu yang tau politik tapi tidak bisa mengurus dapur. Seorang ibu menurut Sydney Hook adalah orang yang mengerti akan hal kodrati sebagai ibu dan sebagai masyarakat yang harus sadar politik. Intinya dari saya angkat pendapat Sydney Hook adalah merupakan usaha untuk menjelaskan bahwa kita semua harus mewarnai perpolitikian bangsa ini, agar menjadi konstruktif.

Wacana politik dan pengetahuan politik bagi masyarakat terlepas dari background akademis atau individu apapun menjadi sangat penting, dikarenakan keputusan-keputusan yang menyangkut sebuah bangsa dan ada hajat hidup orang banyak didalamnya diambil dan diputuskan dalam ruang-ruang politik. Untuk dapat mewarnai ruang itu agar konstfuktifm sesuai dengan tujuan demi kemaslahatan bangsa, maka dibutuhkan masyarakat yang melek atau sadar politik.

Plato dalam bukunya “Republica” yang mengatakan bahwa manusia itu adalah “zoon politicon”. Dalam buku ini Plato bercerita betapa satu individu dan individu yang lainnya sangat berketergantungan dengan ini menjadi rekat dan membentuk satu kelompok yang kemudian kelompok itu akan saling berkepentingan dengan kelompok lain diluar mereka dan merekat menjadi kelompok yang lebih besar dan begitu seterusnya hingga kelompok masyarakat yang lebih besar disebut sebuah Negara. Setelah terbentuknya sebuah Negara maka harus dipilih orang untuk memimpin untuk menjalankan pemerintahan dan menjamin hal-hal yang disepakati dalam Negara itu untuk dilajalankan yang kemudian kesepakatan-kesepakatan itu disebut roda pemerintahan.

Kontrak Politik Jean-Jacques Rousseau

Jean-Jacques Rousseau (1972-1978) adalah seorang filsuf dan composer berkebangsaan Prancis. Pemikiran-pemikiran Rousseau sangat mempengaruhi Revolusi Prancis.
Salah satu dari sekian banyak ide-ide Rousseau adalah kontrak politik. Kontrak Politik Rousseau ini diartikan dengan dibangunnya system politik yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat secara langsung ( accountability politik ) dimana masyarakat secara langsung harus menagih janji-janji dari politisi ketika janji politiknya tidak ditepati.
Cerita diatas adalah gambaran betapa politik kekuasaan dan politik kebangsaan sangat berperan dan berpengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sejak pemilu I ( pertama ) pasca Refforamsi yaitu pemilu 1999 banyak sekali artis baik itu pelawak, penyanyi, pemain film yang kemudian berpindah kegiatan dari aktivitas entertainment ke dunia politik. Beberapa diantara mereka bahkan terpilih menjadi wakil rakyat dan duduk sebagai anggota DPRRI/DPRD di berbagai daerah dan bahkan ada juga yang duduk di jabatan eksekutif sebagai kepala daerah.

Saya tidak mengatakan itu salah. Bahkan sebagai sebuah tampilan atau realita politik hal tersebut pantas-pantas saja dan silahkan. Bahkan ketika Julia Perez mencalonkan diri dan menyatakan siap memimpin pacitan sebagai kepala daerah Tk II ( dua ) itu juga menjadi hal yang sangat diperbolehkan undang-undang.
Dalam tulisan ini saya tidak ingin memperdebatkan siapa pilihan rakyat.
Dari ulasan diatas sangat jelas bahwa pemilu satu event yang memutuskan bagaimana satu daerah kedepannya sangat membutuhkan masyarakat yang tidak buta politik. Pemilu atau pilkada bukan hanya pilihan suka atau tidak suka tapi lebih kepada satu momentum perjuangan perubahan nasib bangsa ini kedepan. Dengan memilih orang-orang yang dikenal bertanggungjawab dan memiliki visi dan misi membangun sebuah daerah atau bangsa maka kerja-kerja protes akan semakin mempercepat kemandirian sebuah daerah.

Apakah pemilu kita sudah ideal dalam kerangka Politik Sebagai Wadah Perjuangan ..?

HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR

April 1st, 2010 by ag0estth0

HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR

Korupsi : “Seseorang atau kelompok lebih dari satu orang yang dengan jabatannya atau tanggung jawab yang ada padanya menyalahgunakan jabatan dan tanggungjawab tersebut dengan mengambil yang bukan haknya untuk kepentingan pribadi atau kelompok atau perusahaan yang kemudian akibat dari perbuatannya itu menimbulkan kerugian materiil dan non materiil kepada orang lain dimana suap termasuk didalamnya. Suap mencederai atau menghilangkan nilai-nilai keadilan bagi orang lain.

Korupsi dan Suap adalah perilaku buruk yang sejak dulu hingga sekarang menjadi perilaku yang pailing efektif merubuhkan pondasi keberadaban bangsa Indonesia.
Keadaan ini diperparah lagi dengan banyaknya oknum-oknum penegak hukum seperti Polisi, Jaksa, Hakim dan pejabat2 negara lainnya yang sebenarnya diharapkan masyarakat untuk melawan para koruptor malah berbalik menjadi bahagian dari koruptor dan korupsi tersebut.

Salah satu agenda dari 7 agenda yang di usung mahasiswa dan masyarakat pada Reformasi 1998 adalah “Pemberantasan Korupsi”. Korupsi dirasakan oleh masyarakat dan mahasiswa sebagai sebuah permainan yang harus segera diselesaikan kalo ingin melihat Indonesia lebih baik dari hari ini.

Kini telah duabelas tahun pasca refformasi 1998 berlalu. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah : “Apakah Agenda Pemberantasan Korupsi itu Berjalan ..?”.
Banyak orang mengatakan bahwa Pemberantasan Korupsi dibawah pemerintahan presiden tertentu berjalan ada juga yang mengatakan tidak berjalan. Banyak silang pendapat yang menarik dari masing-masing kubu yang mendukung dan menolak pemerintahan berdebat dan menjadi tontonan menarik seperti sebuah konser orkestra dimana banyak orang bermain dan setiap personil orkestra memainkan alat musiknya masing-masing.

Ada pemikiran yang menarik terkait dengan evaluasi membeskan bangsa Indonesia dari Korupsi yaitu bahwa kita ( Bangsa Indonesia ) sebenarnya tidak pernah serius dalam memberantas Korupsi di Republik ini.
Ketidak seriusan ini dapat kita lihat dari buah atau butir – butir undang-undang anti korupsi dan lembaga-lembaga yang menjalankannya.

Korupsi selain menghambat kesejahteraan sebuah bangsa juga melukai dengan sangat mendalam nilai keadilan dan nilai keberpihakan pemerintah dimana orang-orang yang duduk sebagai pejabat pemerintahan adalah orang yang diminta masyarakat untuk melindung masyarakat termasuk untuk menjaga uang rakyat.

Bila melihat banyak dan parahnya keadaan yang menjadi faktor negative ditimbulkan oleh perilaku korup ini, sudah sepantasnyalah sebenarnya bangsa ini mengambil tindakan tegas atas perilaku atau perbuatan korup.

“Power Tends to Corrupt, and Absolute Power Corrupts Absolutely”
Ungkapan yang disampaikan oleh John Emerich Edward Dalberg Action atau yang lebih dikenal dengan nama Lord Action (1887) adalah pesan bahwa jika tidak tegas semua orang berkuasa berkemungkinan menjadi korup. Dibutuhkan sebuah perngkat atau alat yang disebut undang-undang untuk menjaga agar para pejabat ini tidak corrup. Ajaran moralitas dari sekolah atau lembaga agama yang kita terima tidak cukup kuat untuk memberikan penjagaan ketat terhadap para pejabat ini untuk tidak korrup. Bahkan banyak pejabat-pejabat yang terkena skandal korupsi yang direkomendasikan oleh partai-partai berbasis agama.

HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR

Beberapa waktu yang lalu kita merasa sangat terdampingi dengan di eksekusi matinya para pelaku terror di Indonesia. Banyak pro dan kontra itu biasa tapi memang jelas pemerintah mengambil tindakan tegas dan keras yang menimbulkan efek jera dan memaksa siapa saja untuk tidak main-main dengan sikap Indonesia terhadap para pelaku Terror. Bagaimana dengan Korupsi dan Koruptor..?

Dalam undang – undang no 31 tentang Korupsi tidak ada satu pasalpun yang mengatur hukuman mati bagi koruptor. Saya kira disinilah letak kelemahannya. Orang bisa saja pasang badan di penjara 5-6 tahun dengan tingkat korupsi katakana 10 milyar. Setelah mendekam selama 6 tahun di penjara maka mungkin dia sudah punya investasi katakana 50 % dari hasil yang dia korupsi kurang lebih 5 milyar rupiah. Saya atau anda bisa jadi tidak merasa takut mendekam di penjara selama 6 tahun dan setelahnya saya mendapatkan uang sebesar 10 Milyar rupiah. Seorang manager disebuah bengkel besar contohnya yang mendapatkan gaji 50 juta / bulan dalam waktu 10 tahun belum tentu dapat mengumpulkan uang 5 Milyar rupiah. Ini adalah celah phisycologis mengapa orang tidak takut untuk korupsi di Indonesia. Ditambah lagi banyaknya oknum-oknum penegak hukum yang dapat disuap untuk melunakan peraturan dan undang-undang yang sudah ada.

Hukuman mati bagi koruptor 100 juta rupiah keatas akan membuat efek jera yang luar biasa. Saya kira ini yang harus diperjuangkan untuk segera dituangkan didalam undang-undang. Namun saya pesimis karna si penggaggas undang-undang juga “ Tends To Corrupt”.
China menggunakan cara ini untuk menertibkan para pejabatnya dan kini cina adalah Negara yang sangat disegani oleh dunia bahkan Amerika sekalipun tidak bisa anggap enteng dengannya. Hingga pada krisis ekonomi global 1999 presiden Amerika Serikat Barrack Obama harus mengirimkan delegasinya untuk berdialog dengan pemerintah cina dalam usaha membantu dunia menangani krisis. ( hasil yang luar biasa )

Inilah pandangan dari saya.
Selama hukuman mati tidak dituangkan dalam undang-undang anti korupsi maka saya masih menganggap kita tidaklah benar-benar serius.
Kita akan terus terjebak seperti saat ini dengan menjamurnya lembaga-lembaga pemerintahan yang seakan-akan bersih dan dipersiapkan untuk menangani masalah-masalah yang ada. Padahal sebetulnya dalam bahasa Jacquess Derrida tentang teori Dekonstruksi adalah upaya untuk menutupi yang salah dengan memunculkan yang benar-benar saja hingga yang salah itu menjadi rancu.

Mari bangkit dan salam ….

Agus Saragih.

Cinta ..?

Maret 29th, 2010 by ag0estth0

Kata cinta adalah kata yang paling sering sekali diungkapkan oleh seseorang kepada pasangannya. Meski kita tau persis bahwa cinta itu tidak harus selalu ungkapan pasangan lawan jenis atau kekasih hati. Cinta itu muncul tanpa sepengetahuan dari si pemilik cinta. Namun cinta itu sangat cepat menguasai kehidupan si pemilik cinta itu. Tidak sedikit orang yang rela mengorbankan banyak hal demi cinta yang dirasakannya sudah menguasai dan membunuh akal sehat dan rationalitas pemiliknya.
ya … itulah cinta.
Satu khabar baru yang cepat atau lambat semua orang akan merasakannya.

Apakah anda juga orang yang merasakan cinta itu ..?

Seseorang patut bersyukur ketiaka memiliki cinta itu. Orang - orang percaya bahwa cinta yang suci adalah berasal langsung dari Tuhan sang pencipta manusia dan kehidupan.

Seorang anak remaja bertanya kepada dirinya sendiri. Mengapa cinta itu sangat menyakitkan ..?
Disaat aku mencintai seseorang dan sangat - sangat mencintainya justru orang tersebut tidak mencintai aku dan mencintai orang lain ..?

Aku tidak menyalahkan orang yang aku cintai memberikan cintanya kepada orang lain ..?

Tapi mengapa ketika itu terjadi aku sangat-sangat merasa disakiti..?

Aku tak tahu jawab nya …
Aku juga pernah merasakan apa yang darisakan gadis remaja itu. Anda juga mungkin pernah merasakannya.

Waktu itu aku hanya bisa berfikir kalo cinta adalah sesuatu yang hanya bisa membuatku mati dan tidak berarti. Tapi setelah kukatakan itu pada hatiku, di luar sana aku melihat jutaan orang yang mengelu-elukan cinta.
akh.. aku tidak tau jawabnya …

Cinta datang dengan senyuman, berjalan dengan kemesraan, namun mengapa harus berakhir dengan tangisan …?

Hai cinta ..?
Bisakah engkau berakhir dengan tawa dan canda ?

Hai kawan …
Biarkanlah cinta itu berjalan dengan dirinya sendiri …
Kita tidak pernah ingin memiliki cinta …
Mengapa cinta selalu mencoba masuk kedalam kehidupan kita ..?
Aku yakin ketika aku diciptakan benih2 cinta kecil sudah ditanamkan kedalam diriku, menyatu dalam tubuh dan darahku dan akhirnya kini dia besar dan bertumbuh didalam diriku dan akan menguasai aku …

Cinta aku butuh bicara dengan kamu …
Aku ingin membuat satu kesepakatan dengan kamu…

Aku dan kamu harus berdamai…
Adakah kau memikirkannya ?